Perhatikan contoh soal lingkaran berimpit berikut!
Lingkaran berimpit
Konversi Satuan
Konversi satuan merupakan suatu proses/cara mengubah suatu satuan ke satuan yang lain dalam besaran yang sejenis dengan menggunakan faktor konversi.
Contoh:
Awalan Satuan
Satuan SI (baca disini) juga memperkenalkan kitapada penggunaan awalan dalam penulisan besaran fisis. Penggunaan awalan tersebut merupakan alternatif penggunaan bilangan pangkat sepuluh. Awalan satuan yang dibakukan adalah sbb:
Satuan SI Besaran Pokok
Satuan SI (Le Systeme Internationale) merupakan penyeragaman penggunaan satuan di seluruh dunia yang ditetapkan pada Konferensi Umum Berat dan Pengukuran ke-14 Tahun 1971. Pada konferensi tersebut ditetapkan satuan internasional untuk 7 besaran pokok. Satuan SI untuk 7 besaran pokok adalah sbb:
Pengukuran dan Satuan
Pengukuran adalah proses membandingkan nilai yang tertera pada alat ukur dengan besaran fisik benda. Contoh pengukuran:
- Ketika angka nol penggaris berimpit dengan ujung kiri buku dan angka 12,5 cm berimpit dengan ujung kanan buku maka kita simpulkan panjang buku adalah 12,5 cm.
- Ketika jarum speedometer mobil menunjukkan angka 145 km/jam maka kita simpulkan bahwa laju mobil saat itu adalah 145 km/jam.
Sedangkan satuan adalah suatu pernyataan yang dapat menunjukkan ukuran/kuantitas suatu besaran. Terdapat 2 macam satuan dalam fisika, yaitu:
Besaran Fisika
Besaran fisika adalah sifat benda atau gejala alam yang dapat diukur.
Sebagai contoh, seorang atlet lompat jauh berhasil memecahkan rekor baru dari tahun sebelumnya. Bagaimana kita bisa menyimpulkan bahwa atlet tersebut telah memecahkan rekor baru? Jawabannya karena jarak lompatan sebelumnya dan jarak lompatan atlet tersebut diukur. Jarak lompatan sebelumnya adalah 3,75 meter dan jarak lompatan atlet tersebut adalah 3,80 meter. Jarak merupakan contoh besaran yang dapat diukur.
Mencari Taksiran Akar Kuadrat
Kita telah mempelajari perpangkatan bilangan bulat dan cara mencari akar kuadrat dan akar pangkat tiga pada artikel:
- Perpangkatan Bilangan Bulat
- Mencari Akar Kuadrat
- Mencari Akar Pangkat Tiga
Pada artikel ini kita akan mempelajari cara mencari akar kuadrat dengan metode taksiran.
Menaksir Hasil Penjumlahan
Sebelumnya kita telah mempelajari operasi hitung penjumlahan bilangan bulat, selanjutnya jika angka yang dihitung terbilang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk menghitungnya apa yang harus kita lakukan. Kendala tersebut dapat kita atasi dengan melakukan taksiran. Bagaimana cara mencari taksiran penjumlahan bilangan bulat? Berikut caranya.
Mencari Akar Pangkat Tiga
Setelah sebelumnya kita mempelajari perpangkatan bilangan bulat (baca disini), sekarang kita akan mempelajari cara mencari akar pangkat tiga.
Dalam mencari akar pangkat tiga suatu bilangan ada 2 (dua) cara yang dapat kita tempuh, yaitu:
Mencari Akar Kuadrat
Setelah sebelumnya kita mempelajari kuadrat suatu bilangan bulat (baca disini), sekarang kita akan mempelajari cara mencari akar kuadrat.
Dalam mencari akar kuadrat suatu bilangan ada 2 (dua) cara yang dapat kita tempuh, yaitu:
Perpangkatan Bilangan Bulat
Setelah sebelumnya kita mempelajari pengertian bilangan bulat serta operasi hitung pada bilangan bulat (operasi hitung pada bilangan bulat yang mengandung penjumlahan, pengurangan, perkalian, ataupaun pembagian), pada artikel ini kita akan belajar mengenai operasi hitung perpangkatan bilangan bulat.
Operasi Hitung Campuran pada Bilangan Bulat
Setelah sebelumnya kita mempelajari pengertian bilangan bulat (dapat dibaca pada artikel di sini), pada artikel ini kita akan belajar mengenai operasi hitung campuran pada bilangan bulat. Operasi hitung campuran merupakan operasi hitung yang mengandung penjumlahan, pengurangan, perkalian, ataupun pembagian.
Dalam pengerjaan operasi hitung campuran kita harus memperhatikan ada atau tidaknya tanda kurung dan operasi hitung ada. Apabila ada tanda kurung, kerjakan yang ada di dalam kurung lebih dulu. Jika tidak ada tanda kurung kerjakan dengan aturan
Pembagian Bilangan Bulat
Setelah sebelumnya kita mempelajari pengertian bilangan bulat, pada artikel ini kita akan belajar mengenai operasi hitung pembagian bilangan bulat.
Seperti dalam operasi hitung perkalian, dalam operasi hitung pembagian juga terdapat dua ketentuan yaitu:
Perkalian Bilangan Bulat
Setelah sebelumnya kita mempelajari pengertian bilangan bulat, pada artikel ini kita akan belajar mengenai operasi hitung perkalian bilangan bulat.
Dalam operasi hitung perkalian terdapat dua ketentuan yaitu:
Pengurangan Bilangan Bulat
Setelah sebelumnya kita mempelajari pengertian bilangan bulat, pada artikel ini kita akan belajar mengenai operasi hitung pengurangan bilangan bulat.
Pada pengurangan bilangan bulat, mengurangi dengan suatu bilangan sama artinya dengan menambah dengan lawan pengurangnya.
Penjumlahan Bilangan Bulat
Setelah sebelumnya kita mempelajari pengertian bilangan bulat, pada artikel ini kita akan belajar mengenai operasi hitung penjumlahan bilangan bulat. Dalam operasi hitung penjumlahan bilangan bulat terdapat dua ketentuan yaitu:
Pengertian Bilangan Bulat
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan positif, nol, dan bilangan negatif.
Notasi:
B = {…, -4, -3, -2, 0, 1, 2, 3, …}
Kata Kerja Nonprogressive
Kata kerja nonprogressive merupakan kata kerja yang tidak digunakan dalam progressive tenses. Kata kerja (verb) yang tergolong dalam kata kerja nonprogressive yaitu:
Penggunaan akhiran -s/-es dalam Simple Present
Aturan penambahan akiran -s/-es dalam verb yang digunakan dalam simple present yaitu:
Bentuk-bentuk Present Progressive
Kalimat present progressive dapat dinyatakan dalam 3 bentuk yaitu kalimat positif, negatif dan pertanyaan.Bentuk kalimat dalam present progressive cenderung lebih simpel dibandingkan dengan bentuk kalimat dalam simple present hanya perlu mengerti dan memahami penggunaan be (is, am, are).
KALIMAT POSITIF
Untuk subjek I menggunakan be: am
Pola: I + am + Ving
atau
I’m + Ving






